Kamis, 13 Januari 2011

Peluncuran INOKULAN PACU GAHARU oleh Menteri Kehutanan


PELUNCURAN INOKULASI "INOKULAN PACU GAHARU". Dalam PAMERAN 2nd Indogreen Forestry Expo 2010 oleh Menteri Kehutanan


Sebagai salah satu institusi penelitian yang concern dengan pengembangan ilmu pengetahuan kehutanan serta diseminasinya Badan Litbang Kehutanan berpartisipasi dalam pameran 2nd Indogreen Forestry Expo yang diselenggarakan oleh Kementerian Kehutanan tanggal 15 -18 April 2010, di Jakarta Convention Centre. Badan Litbang Kehutanan diwakili oleh Pusat Litbang Hutan dan Konservasi Alam, Pusat Litbang Hasil Hutan, Pusat Litbang Hutan Tanaman dan Pusat Penelitian Sosial Ekonomi dan Kebijakan Kehutanan.
Badan Litbang Kehutanan menampilkan materi pameran bertema "Hutan sebagai sumber pangan, energi dan penurun emisi" dalam bentuk contoh produk, contoh tanaman, miniatur alat dan informasi berbentuk leaflet, booklet dan poster
2nd Indogreen Forestry Expo 2010 dibuka oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, SE, MM pada tanggal 15 April 2010 pukul 09.00 WIB, dihadiri oleh pejabat eselon I dan II lingkup Kementerian Kehutanan, para peserta pameran dan undangan. Pada acara pembukaan tersebut, secara khusus dilakukan peluncuran inokulan gaharu, produksi Pusat Litbang Hutan dan Konservasi Alam yang ditandai dengan penandatanganan dokumen peluncuran oleh Menteri Kehutanan. Merk yang diberikan terhadap inokulan tersebut yaitu "INOKULAN PACU GAHARU".
"Inokulan Pacu Gaharu" ini merupakan sejenis cairan yang digunakan untuk merangsang produksi dan pertumbuhan penyakit pada pohon penghasil gaharu. Dengan inokulan ini, tumbuhan penghasil gaharu dapat dipanen dalam waktu 5 tahun saja dengan jangka waktu inokulasi 1 - 2 tahun. Produk unggulan ini merupakan hasil penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Dr. Erdy Santoso dkk dariKelompok Peneliti (Kelti) Mikrobiologi Hutan Pusat Litbang Hutan dan Konservasi Alam.
Inokulan Pacu Gaharu ini amat menarik perhatian pengunjung 2nd Indogreen Forestry Expo 2010. Tercatat setidaknya dari 1380 pengunjung yang datang ke stand Kementerian Kehutanan 500 diantaranya menyempatkan diri bertanya untuk mengetahui lebih jauh tentang Inokulan Pacu Gaharu dan aspek lainnya tentang gaharu.
Pada umumnya pengunjung dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok , yaitu :
Ø Pengunjung yang ingin mengetahui lebih jauh tentang tanaman penghasil gaharu, dimulai dari cara mendapatkan bibit, budidaya, tempat tumbuh dan pemasarannya. selain itu, tukar menukar informasi. Berkenaan dengan perlebahan, pada umumnya pengunjung ingin mengetahui komposisi kandungan madu yang ideal serta jenis madu yang paling baik.
Ø Pengunjung yang ingin mendapatkan teknologi inokulasi, antara lain: beberapa Dinas Kehutanan Kabupaten dan Propinsi (Halmahera Tengah, Pulowali Sulbar, Riau, Kandangan), masyarakat peminat gaharu, kelompok tani dan pengusaha.
Ø Pengunjung yang sharing informasi mengenai pohon inang gaharu yang telah ditanam di beberapa wilayah dan pengalaman penyuntikan yang gagal di masa lalu

Sumber:http://www.forda-mof.org/articles_print.php?aid=865